Belajar dari Nia Daniaty, Ini Cara Bisa Bayar Sekolah Tanpa Jual Aset

Avatar photo

JAKARTA – Penyanyi Indonesia, Nia Daniaty mengaku bahwa ia rela menjual rumah demi membiayai pendidikan perguruan tinggi sang anak, Angga di Amerika Serikat (AS).

Mengutip dari detik, Nia menyebutkan bahwa Angga menempuh pendidikan jurusan sinematografi di salah satu kampus Negeri Paman Sam.

“Fakta (rela jual aset demi anak sekolah di AS). Bapaknya ada, sih, kebetulan kemarin itu ada datang waktu anak saya sakit dua kali dirawat,” ungkap Nia, dikutip Sabtu (6/4/2024).

“Saya suruh dia datang, Alhamdulillah datang. Mungkin dia pun pengin memberikan tempat di sana untuk anaknya. Dia mau ada kasih tempat buat anaknya daripada harus pindah-pindah . Dia juga mau jual asetnya,” lanjutnya.
Mengutip dari CNN International, biaya pendidikan di AS memang lebih mahal jika dibandingkan dengan di Tanah Air.
Menurut data US News & World Report, rata-rata biaya kuliah swasta di AS mencapai US$40 ribu atau sekitar Rp635,54 juta (asumsi kurs Rp15.888/US$) dan US$10 ribu atau sekitar Rp158,88 juta untuk kampus negeri. Adapun, tingkat inflasi mencapai 4 persen untuk kampus swasta dan 0,8 hingga 1 persen untuk kampus negeri.

Ada beberapa faktor yang memicu tingginya biaya pendidikan di AS, yakni biaya jasa tenaga pengajar hingga penurunan subsidi pemerintah terhadap pendidikan.
Lantas, bagaimana strategi untuk membiayai pendidikan anak di luar negeri?

1. Investasi Jangka Panjang
Anda dapat memilih instrumen keuangan dengan sangat fleksibel, yakni risiko rendah, moderat, atau tinggi jika jangka waktu investasi semakin panjang.

Namun, Anda disarankan untuk menempatkan dana secara dominan ke instrumen dengan risiko tinggi agar tingkat pengembalian di jangka panjang juga cukup besar.

Jika melakukan diversifikasi untuk jangka panjang, Anda bisa mengalokasikan dana 70 persen ke instrumen reksa dana saham, indeks, atau saham blue chip. Sementara 30 persen dana tersebut dialokasikan ke instrumen pendapatan tetap yang rendah risiko seperti surat berharga negara (SBN)

2. Memiliki Jaminan Kesehatan
Tidak banyak orang yang menyadari bahwa sakit dapat membuat Anda kehilangan tabungan maupun aset akibat biaya pengobatan yang mahal.

Baca juga:  Jadi Lokasi Wisata Religi, Kades Solear Benahi Keberadaan Makam Ki Mas Masa’ad